Selasa, 30 Juni 2015

Kumohon Kembali!

Ilustrasi gambar
"Dalam hidup ada dua sisi yang berbeda. Adakalanya harus bahagia dengan kebersamaan atau perihnya suatu perpisahan. Begitulah adanya."

Senin, 29 Juni 2015

Kolak (Koempoelan Kisah) Ramadhan: "Rintik bersama Berkah"

’Aisyah radhiyallahu ’anha berkata, ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat] (HR. Bukhari)
Cerita ini tentang menanti, menanti hujan datang. Sudah hampir beberapa hari belakangan ini, hujan enggan mampir. Udara sudah terasa berbeda, debu sudah berhamburan dimana-mana. Rumput-rumput mulai coklat, tertutup tebal oleh debu-debu yang hilir-mudik berterbangan. Puasa minggu pertama, Allah masih menyimpan berkah hujan-Nya.

Kolak (Koempoelan Kisah) Ramadhan: "Kue Pie yang Pensiun"

   Siang itu, matahari tengah mengucurkan sinar terangnya. Ini hari kedua di Ramadhan. Lebih banyak kegiatan yang tidak dilakukan, tepatnya jam-jam makan. Sama seperti hari ini, selesai sholat Zuhur. Dapur akan segera ramai.

Rabu, 17 Juni 2015

Kolak (Koempoelan Kisah) Ramadhan: "Jadwal yang Salah"

Sungguh ini nikmat yang sangat luar biasa. Jadi, tulisan yang insyaAllah direncakan selama Ramadhan akan berusaha diteruskan. Sebagai rasa syukur diri yang hina terhadap kuasa Pencipta-Nya. Nikmat malam bertaburan cahaya redup bintang-gemitang. Langit terhias alami, indah sekali. Suara muadzin memecah lagi langit sunyi. MasyaAllah :)

Suara kipas angin sudah meramaikan. Sajadah sudah selesai dibentang. Rakaat demi rakaat berhasil diselesaikan. Lanjut dengan sholat tarawih juga dengan sholat witirnya. Namun, tak begitu ramai. Hanya ada 4 jamaah. Sungguh ada kecewa juga perasaan geli yang menghampiri, setelah berdzikir dan bersalaman.