Coba belajar menulis, luangkan waktu untuk menulis. Sedikit saja, mulailah menulis, sekedar kumpulan-kumpulan sms yang tak terkirim, atau puisi-puisi yang tak tentu maknanya. Banyaklah berlatih dan berteman baiklah pada waktu luangmu. Coba kirim tulisan tersebut ke media. Dari majalah bobo, misalnya. Buatlah dongeng-dongeng sederhana yang didalamnya terdapat pesan yang bermanfaat.
Sederhana kata itu terbentuk, sesederhana itulah tulisan-tulisan yang tertumpah di sini. Bismillah ^^
Kamis, 05 Maret 2015
Sabtu, 21 Februari 2015
Telur Berpasir dan Ikan Balado
Pagi ini, ada mata kuliah pagi. Buru-buru dan sedikit tergesah-gesah. Mempersiapkan berbagai hal. Tak tertinggal minum susu hangat. Ya, sekedar penambah energi kalau-kalau tak sempat sarapan.
Hari ini, seperti biasanya. Ada pergantian jam di kamar mandi. Satu diantara kami, aku dan kembaranku, akan berbagi waktu. Bisa digilir, ada yang pertama juga akan ada yang kedua.
Rabu, 18 Februari 2015
Kado Berlapis
Sedikit
merapikan kerudung yang terkena deruan angin selama di kendaraan. Sedikit kusut
terkena hentaman helm keamaan berkendara. Selangkah di depan sana, sudah
terlihat jelas perempuan tinggi dengan senyummnya yang manis berbalut kerudung merah
jambunya. Kak Ica. Itu dia orangnya, kakak angkatku di kota baruku ini.
Cerpen: "Episode yang Tertunda"
Episode
yang Tertunda
Lisma Nopiyanti
Lisma Nopiyanti
Pagi
itu, kenapa mentari tak mau menampakkan kekuatannya. Kutatap ia masih
berselimut awan kelabu. Malu-malu. Malah beberapa detik kemudian perlahan
menitik-nitik air memercik di helmku. Kunikmati saja. Walaupun nyatanya hatiku
tak akan bisa meresapinya begitu dalam. Bisik lirihku, makin menyeruak di dalam
benakku. Rintihan-rintihan air hujan pun hampir memenuhi seragam putih-abu yang
ku kenakan saat itu. Aku begitu terlarut dalam keadaan. Oh mentari. Kau
membuatku bersedih.
Langganan:
Postingan (Atom)